Berlanjut dari kisah yang terakhir..
Semua jawaban yang gw bilang itu adalah jawaban sederhana, pada kenyataannya tidak sesederhana itu. Selalu ada cerita di balik cerita lainnya. Intinya adalah "You better know nothing rather know everything". Dari hal ini gw belajar banyak, bahwa kehidupan pribadi orang lain itu dapat menyebabkan kerugian pada diri sendiri. Bukan.. bukan.. bukan gw sama sekali ga mau tau atau ga mau nerima curhatan orang, toh sampai sekarang gw juga mendengarkan sahabat-sahabat gw curhat. Intinya adalah kita harus tau dulu bagaimana tabiat orang yang curhat sama kita. Keadaan ini sejujurnya membuat gw dying, di lingkungan kerja, masalahnya ada seseorang diantara gw dan atasan gw, yaa semacam 3some, tapi bukan dalam artian sesungguhnya ya! Gw merasa bahwa semua yang gw alami ga luput dari kesalahan gw juga. Mungkin. Di akhir Oktober 2011, gw berangkat ke Singapore untuk live report Subaru (client langganan Hard Rock FM) dan cerita pertengahan tahun ini, diawali juga karena Subaru Hard Rock FM Palm Challenge 2011, dan Project Officernya adalah gw. Karena gw berangkat tanggal 28 Oktober - 3 November 2011, jadi sebenernya gw meninggalkan 2 acara besar kantor, outing dan Paranoia Hallowen. Selama di Singapore, jujur gw seneng banget, dengan waktu selama itu, gw bener-bener #MeTime ada beberapa pemikiran yang gw pikirin memang, salah satu yang terbesarnya adalah gw mau resign dari Hard Rock FM, tapi gw beberapa pertimbangan akan hal itu. Gw harus cari kerjaan baru, sebelum gw resign, udah ga enak juga minta uang sama mama terus-terusan, diluar dari itu, mama harus menyelesaikan cicilan mobil. Singapore, negara yang bersih dan menyenangkan. Setiap hari gw live report 2x, pagi dan sore, karena perbedaan waktu, gw harus pintar-pintar untuk pilih waktu untuk live report dan waktu untuk jalan-jalan.
Jakarta, 4 November 2011, hari pertama gw masuk ke kantor setelah dari Singapore. Hari pertama juga siaran Soundtraxx bareng sama Mario Patrick, sesuai dengan janji sama temen-temen European Screen, jadilah gw ngundang mereka untuk datang, ngobrol di Soundtraxx, program on air 1 jam itu yang dimulai dari jam 11 malam dan selesai di jam 12 malam. Penempatan waktunya aneh sih menurut gw, terlalu mepeeet. Di saat itu, program yang harusnya selesai jam 12 malam, jadinya selesai di jam 12:07 AM, tapi menurut bos gw, acara itu selesai di jam 12:15. Setelah gw dimarahin dalam blackberry messanger, besok pagi gw menghadap ke ruangannya dan gw tanda tangan surat penringatan II. Cerita punya cerita, katanya di radio Bandung, masih ada siaran dan karena gw merasa bersalah, gw texting Program Director Hard Rock FM Bandung, dan meminta maaf, kemudian dia membalas dengan bingungnya, ada apa katanya, siaran disini udah tinggal playlist, dan sudah tidak ada yang siaran. LOH?! *dalam hati (ada apa nih? seperti ada yang ga beres..) Disaat itu juga gw merasa bahwa ada sesuatu yang gw lewatkan dan membawa nama gw ke jurang kekelaman. Ada beberapa hal yang memang bersifat pribadi, diluar dari urusan pribadi orang lain. Oke! mulai hari itu, gw mulai berhati-hati, gw ga percaya sama semua orang, kecuali sahabat-sahabat di luar kantor. Sempet kepikiran juga bahwa "kok ada yaa yang sampai begitunya.. kalo emang ada yang ngomongin", sepertinya masalah ini pelik, padahal keterkaitan gw hanya karena kenal dan teman, ga lebih, tapi bayaran yang harus gw terima adalah "lepasin kerjaan ini". Kejadian ini, ga semata-mata cuma Surat Peringatan, masih ada beberapa yang tambah menyakinkan gw bahwa ini bener-bener ada yang ga beres.
Keputusan gw untuk melepaskan pekerjaan diluar dari pressure Hard Rock FM yang memang sudah berat adalah pressure lain tentang ini, gw berusaha menahan sampai pada akhirnya gw memutuskan bahwa gw lepas dari kantor ini. Gw meninggalkan kerjaan gw bukan semata-mata karena gw ga kuat mental, tapi lebih kepada rasa hormat. I do respect him as my boss, but in meantime, it's like pop up message in my mind, "where is my dignity?" if you still push yourself to stay". Ada niatan supaya sekiranya bisa naik jabatan, naik salary, berubah jam kerja, dll, yang gw yakini semua itu bisa diomongi sama management demi kebaikan perusahaan dan human resources nya. Meninggalkan pekerjaan dan lingkungannya, dimana ini adalah tempat yang gw suka, itu memang berat. Tapi 1 hal yang gw sadari adalah sonner or later, resign itu akan terjadi, hanya permasalahan waktu, kapan hal itu akan terjadi. Menulis semua cerita yang gw alami ini bukan karena ingin minta dukungan, minta dikasihani, sama sekali bukan, tapi karena ini adalah cerita kehidupan, yang mungkin semua atau sebagian orang pernah mengalami, bisa jadi lebih berat, lebih rese, lebih ringan. Dan semua tentang tulisan ini bukan untuk menjelekkan nama orang lain. Tulisan ini, gw buat untuk flash back diri gw sendiri, dan untuk mengingatkan bahwa seperti apapun kejadian yang kita alami, hargailah diri sendiri, karena dengan begitu orang lain akan menghargai kita.
Sampai kapanpun, Sarinah lantai 8 adalah tempat belajar, belajar bekerja, belajar pintar, belajar berteman dan belajar menyimpan rahasia ;p dan sampai saat ini Hard Rock FM is a half of my soul :)


